Close Klik 2x

Nabi ‘Isa AS Juga Melakukan Sholat, Ini Dalilnya

Nabi ‘Isa AS Juga Melakukan Sholat – Sholat adalah perintah Allah SWT yang diwajibkan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman. Sebagaimana firman-Nya :

…. Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. (Q.S. An-Nisaa’ : 103)

Kewajiban sholat tidak hanya diperintahkan kepada umat Nabi Muhammad SAW saja, tetapi umat-umat nabi terdahulu juga diwajibkan dan diperintahkan oleh Allah SWT untuk melaksanakan sholat. Bahkan Nabi ‘Isa AS pun sholat, sebagaimana Al-Quran menjelaskan.

(Nabi ‘Isa AS berkata) : dan Dia (Allah) menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; (Q.S. Maryam : 31)

Jadi sesungguhnya umat Nasrani pada zaman Nabi ‘Isa AS juga melaksanakan sholat dan zakat, tetapi kebanyakan umatnya malah menjadikannya anak tuhan bahkan sebagai tuhan. Na’udzubillah.

nabi isa as juga melakukan sholat

Bukan hanya Nabi Isa AS yang melakukan Sholat, nabi-nabi terdahulu juga melakukan sholat seperti nabi Ibrahim, Nabi Musa dan Nabi Zakaria seperti ayat dibawah ini:

Nabi Ibrahim dan Ismail Mendirikan Sholat
Nabi Ibrahim AS dan Ismail AS, telah diperintahkan untuk melakukan shalat. “Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail:”Bersihkanlah rumah-ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i’tikaf, yang ruku’, dan yang sujud”. (QS. 2:125)

Nabi Ibrahim AS berdoa, supaya Allah SWT menjadikan anak-anak keturunan Ibrahim AS sebagai orang yang selalu melakukan shalat, “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankan do’aku. (QS. 14:40).

Nabi Zakariya AS Mendirikan Sholat
Pada kisah lain, tentang Nabi Zakariya AS, disebutkan ;”Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakariya, sedang ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab (katanya):”Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang puteramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang saleh”. (QS. 3:39).

Nabi Musa AS Mendirikan Sholat
Kepada Nabi Musa AS, Allah SWT berfirman “Dan Kami wahyukan kepada Musa dan saudaranya:”Ambillah olehmu berdua beberapa buah rumah di Mesir untuk tempat tinggal bagi kaummu dan jadikanlah olehmu rumah-rumahmu itu tempat shalat dan dirikanlah olehmu shalat serta gembirakanlah orang-orang yang beriman”. (QS. 10:87) Pada zaman Bani Israel pun, Allah SWT telah memerintahkan Bani Israel untuk melakukan shalat. Lihat, misalnya, Al-Baqarah ayat 83, “Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu):”Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat baiklah kepada ibu bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebagian kecil daripada kamu, dan kamu selalu berpaling”. (QS. 2:83).

Tentang Bani Israel lagi “Dan sesungguhnya Allah telah mengambil perjanjian (dari) Bani Israil dan telah Kami angkat di antara mereka orang pemimpin dan Allah berfirman :”Sesungguhnya Aku beserta kamu, seseungguhnya jika kamu mendirikan shalat dan menunaikan zakat serta menunaikan zakat seta beriman kepada rasul-rasul-Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjamkan yang baik sesungguhnya Aku akan menghapus dosa-dosamu. Dan sesungguhnya kamu akan Ku-masukkan kedalam surga yang mengalir didalamnya sungai-sungai. Maka barangsiapa yang kafir diantaramu sesudah itu, sesungguhnya ia telah tersesat dari jalan yang lurus” (QS. 5:12)

Namun tentunya tata cara sholat yang dilakukan oleh nabi-nabi sebelum Rasullullah Muhammad SAW tidak ada yang mengetahui secara pasti kecuali Allah dan para KekasihNya.

Dilain riwayat disebutkan bahwa Nabi Adam juga melakukan Sholat seperti yang diriwayatkan dibawah ini:

Nabi Adam AS Mendirikan Sholat
Nabi Adam adalah nabi pertama yang mengajarkan shalat subuh. Saat itu, beliau baru saja diturunkan dari surga ke dunia oleh Allah SWT karenasudah melanggar larangan Allah. Saat itu, bumi masih gelap gulita. Nabi Adam merasa sangat ketakutan karena baru sekali itu menginjakkan kakinya di dunia dan kegelapan yang menyambutnya. Saat Subuh menjelang dan matahari mulai terbit, Nabi Adam pun melaksanakan shalat dua rakaat sebagai tanda syukur kepada Allah SWT karena sudah terbebas dari kegelapan malam dan diberikan cahaya matahari sebagai gantinya.

Rakaat pertama: Tanda bersyukur karena terlepas dari kegelapan malam.
Rakaat kedua: Tanda bersyukur karena siang telah menjelma.

Nabi Ibrahim adalah nabi yang pertama mengerjakan Shalat Dhuhur. Tatkala beliau mendapat wahyu dari Allah SWT untuk menyembelih puteranya, Nabi Isma’il dengan seekor domba kurban.Seruan itu datang pada waktu matahari sudah tepat di atas ubun-ubun kepala. Kemudian beliau melakukan shalat sebanyak empat rakaat sebagai tanda terima kasih kepada Allah SWT yaitu.

Rakaat pertama: Tanda bersyukur bagi penebusan.
Rakaat kedua: Tanda bersyukur karena dibukakan dukacitanya dan juga anaknya.
Rakaat ketiga: Tanda bersyukur dan memohon akan keridhaan Allah SWT.
Rakaat keempat: Tanda bersyukur karena korbannya digantikan dengan tebusan kibas/domba.

Nabi Yunus adalah nabi pertama yang mengerjakan Shalat Asar.Saat itu, Nabi Yunus baru saja dimuntahkan oleh ikan paus yang sudah menelannya selama beberapa waktu lamanya. Berdiam lama di dalam perut ikan paus yang penuh dengan kegelapan membuat Nabi Yunus teringat dengan segala dosa-dosa yang sudah dilakukannya. Oleh karena tu, ketika ikan paus/nun memuntahkan dan melemparkannya ke sebuah pantai yang tandus, beliau langsung mendirikan shalat empat rakaat. Shalat ini sebagai rasa syukurnya kepada Allah SWT atas terbebasnya dari kegelapan yang telah menutupi mata dan hatinya selama ini yaitu:

Rakaat pertama: Kelam dengan kesalahan.
Rakaat kedua: Kelam dengan air laut.
Rakaat ketiga: Kelam dengan malam.
Rakaat keempat: Kelam dengan perut ikan paus/nun.

Nabi Isa adalah nabi pertama yang mengerjakan Shalat Maghrib. Beliau melaksanakan Shalat Maghrib ketika Allah SWT menyelamatkannya dari kejahilan dan kebodohan kaumnya sendiri. Shalat itu didirikan tiga rakaat pada saat matahari sudah terbenam. Nabi Isa melakukan shalat ini sebagai ungkapan rasa syukur terhadap Allah SWT karena sudah diselamatkan dari kejahilan tersebut yaitu.

Rakaat pertama: Untuk menafikan ketuhanan selain daripada Allah yang Maha Esa.
Rakaat kedua: Untuk menafikan tuduhan dan juga tohmahan ke atas ibunya Siti Mariam yang telah dituduh melakukan perbuatan sumbang.
Rakaat ketiga: Untuk meyakinkan kaumnya bahwa Tuhan itu hanya satu yaitu Allah SWT semata-mata, tiada dua atau tiganya.

Nabi Musa adalah nabi pertama yang mengerjakan shalat isya. Saat itu Nabi Musa dan isterinya, Shafura, sedang dalam perjalanan menuju tanah kelahiran Nabi Musa di Mesir setelah sebelumnya tingal bersama Syuaib. Mereka kesulitan mencari jalan keluar yang aman dari Madyan karena tentara Fir’aun sedang mencarinya di seluruh penjuru negeri. Sementara itu, Nabi Musa takut tentara Fir’aun akan menemukannya dan menyerahkannya pada Fir’aun yang zalim. Kegundahan Nabi Musa akhirnya didengar Allah SWT yang langsung menghilangkan rasa gundah itu dari hati Nabi Musa. Sebagai rasa syukur, Nabi Musa mendirikan shalat empat rakaat pada saat malam hari.
Rakaat pertama: Tanda dukacita terhadap isterinya.
Rakaat kedua: Tanda dukacita terhadap saudaranya Nabi Harun.
Rakaat ketiga: Tanda dukacita terhadap Firaun.
Rakaat keempat: Tanda dukacita terhadap anak Firaun

Wallahu A’lam Bishawab, Wassalam

Leave a Reply