Close Klik 2x

SUBHANALLAH… Ternyata Perbandingan Laut dan Daratan di Al-Qur’an Sama dengan Perhitungan Moderen

MUSLIMTERBARU – Di dalam Al-Quran, kata “Daratan” (berr, yabas) disebut sebanyak 13 kali, sedangkan kata “Lautan” (bahr) disebut sebanyak 32 kali (termasuk didalamnya untuk kategori danau & sungai). Jika kita hitung nisbahnya maka “Daratan” & “Laut” adalah 13 berbanding 32 atau dalam matematik ditulis 13 : 32. Jumlah keduanya adalah 13 + 32 = 45.

perbandingan daratan dan lautan

” Merujuk bentangan Daratan di bumi ini adalah 13 / 45 = 28,888 % = 29 %
dan bentangan Lautan di bumi ini adalah 32 / 45 = 71.111% = 71 %

Untuk membenarkannya melalui sains sahabat boleh merujuk Wikipedia. Berikut adalah data yang dipetik daripadanya berkenaan land (darat) dan water (air atau laut) sahaja:

148,940,000 km² land (29.2 %)
361,132,000 km² water (70.8 %)
Setelah menyusun ayat-ayat yang mengandungi kalimat laut dan darat kami mendapati jumlah mereka adalah seperti berikut:

Darat 12 ayat
Laut 39 ayat

Atau diringkaskan kepada persentase seperti bagi darat dan Laut tadi lalu menjadi:

Darat 23.5294117% (atau 23.5%) dan,
Laut 76.4705882% (atau 76.5%)

Terdapat perbedaan antara persentase di Wikipedia dengan persentase daripada jumlah ayat-ayat yang kami kumpul. Dalam perbedaan itu terdapat ada yang meningkat (bagi laut atau water) dan ada yang menurun (bagi darat atau land). Peningkatan dan penurunan adalah dengan kiraan 5.7% (29.2 – 23.5 = 5.7 dan 76.5 – 70.8 =5.7).

perbedaan yang nampak adalah antara data daripada al-Qur’an (diturunkan lebih 1400 tahun lalu) dan Wikipedia (dengan data terkini, menurut ukuran hari ini).

Sedia maklum yaitu paras laut meningkat dari waktu kewaktu, dan pada waktu yang sama, luas darat disempitkan dengannya.

Timbul satu pertanyaan pula. Mungkinkah peningkatan dan penurunan tersebut (sebanyak 5.7%) telah berlaku dalam waktu lebih 1400 tahun? Dan tentu akan meningkat lebih cepat, misalan dalam tempoh 100 tahun akan datang, dengan kewujudan masalah global warming yang disebut-sebut dewasa ini.

Selanjutnya didapati kejadian kekurangan pada keluasan permukaan bumi sudah lama dimaklumkan Allah melalui ayat al-Qur’an berbunyi,

“Tidakkah mereka melihat bagaimana Kami datang ke bumi (atau darat pada hemat kami) dengan menguranginya di tepi-tepinya?” (13:41)

Ayat atau maksud yang sama didapati diulang lagi di dalam ayat 21:44. Di sini timbul pertanyaan yang serupa – mungkinkah bumi yang tepi-tepinya dikurangkan telah dikurangkan sebanyak 5.7% sehingga hari ini, bermula dari tarikh al-Qur’an diturunkan dahulu?

Kiraan kami di atas berdasarkan jumlah ayat yang mengandungi perkataan laut dan darat. Baik juga dilihat kepada kekerapan perkataan-perkataan itu disebut di dalam al-Qur’an, menurut pendekatan yang telah diguna.

Kekerapan mereka adalah seperti berikut:

Darat – 12 kali disebut, dan
Laut – 41 kali.

Sementara hitungan dalam persentase bagi mereka pula adalah:

Darat – 22.6415094% (atau 22.6%)
Laut – 77.3584905% (atau 77.4%)

Maka terdapat keluasan darat pada hari ini (29.2% menurut Wikipedia) adalah lebih besar daripada keluasan mengikut kiraan berapa kali kalimatnya disebut di dalam al-Qur’an, yang diturunkan lebih 1400 tahun lalu.

Ini tidak mungkin berlaku kerana tepi-tepi bumi telah dikurangkan Allah, menurut ayat 13:41 yang diturunkan di atas.

perbandingan daratan dan lautan2

Apapun, perkiraan yang dibuat di halaman ini hanya terbit daripada pendapat bahawa persentase luasan darat dan laut dapat diketahui dengan menghitung berapa kali kalimat-kalimat itu disebut di dalam al-Qur’an. Dan ia tidak berhenti di situ.

Bagi kami amalan serupa ini baik. Yang benar harus terus dicari tanpa henti. Apatah lagi apabila didapati bahawa Allah sendiri mengambil kira segala yang dikurangi daripada bumi, dengan ia dicatat di dalam sebuah kitab yang berada di sisi-Nya. Ayat di bawah menjelaskan:

“Kami mengetahui apa yang bumi mengurangi daripada mereka; di sisi Kami ada sebuah kitab yang mencatat.” (50:4)

Dan zaman ini ialah zaman ilmu pengetahuan, apakah Qur’an dapat mengikuti perkembangan zaman? Ilmu pengetahuan modern kini membuktikan bhw air meliputi 71,111% wilayah bumi, dan daratan menutupi 28,8889%.

Dalam Qur’an disebutkan kata “DARAT” sebanyak 13 ayat, dan kata “LAUT” ialah 32 ayat. Mari kita parhatikan:

Darat=13 ayat
Laut=32 ayat
Jumlah= 45 ayat
Percentage DARAT: = 13/45 =28.888888889%
Percentage LAUT = 32/45 =71.111111111%

Oleh itu
Pendapat Qur’an, Darat = 28.889%, Laut=71.111%
Bukti Ilmiah Nyata, Darat=28.889%, Laut=71.111%

Maka mengapa mereka tak juga beriman? Mengapa mereka masih memfitnah Rasulullah Muhammad SAW yang mengarang Qur’anul Kariim ini??? Apakah mereka tidak memperhatikan?

Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. QS. 4 An-Nisaa’:82.

Allah menyatakan jika bukti kebenaran Qur’an itu ada pada seluruh alam dan termasuk diri kita sendiri.

Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu. – Qs. 41 Fushshilat:53.

Sekarang, mari kita lihat lagi mukjizat lainnya masih soalan angka.

SOLAT, disebutkan 5 kali
BULAN, disebutkan 12 kali
HARI, disebutkan 365 kali

Apakah ini kebetulan? Bagaimana dengan keseimbangan jumlah perkataan di dalam al-Quran di bawah ini:

1. Dunia disebutkan 115 kali. Akhirat disebutkan 115 kali.
2. Malaikat 88 kali, syaitan 88 kali.
3. Kehidupan 145 kali, kematian 145 kali.
4. Kebaikan/manfaat 50 kali, jahat 50 kali.
5. Orang2 50 kali, nabi 50 kali.
6. Iblis 11 kali, menyelamatkan diri dari iblis 11 kali.
7. Musibah (bencana) 75 kali, syukur 75 kali.
8. Shodaqoh 75 kali, kepuasan 75 kali.
9. Orang2 yg tersesat 17 kali, syuhada 17 kali.
10. Muslimin 41 kali, jihad 41 kali.
11. Emas 8 kali, kehidupan yg mudah 8 kali.
12. Sihir 60 kali, fitnah 60 kali.
13. Zakat 32 kali, barokah 32 kali.
14. Pikiran 39 kali, cahaya 39 kali.
15. Lidah 25 kali, khotbah 25 kali.
16. Harapan 8 kali, ketakutan/kecemasan 8 kali.
17. Berbicara di depan publik 18 kali, pempublikasian 18 kali.
18. Penderitaan 114 kali, kesabaran 114 kali.
19. Muhammad 4 kali, syari’ah (ajaran rasululloh saw) 4 kali.
20. Laki2 24 kali, wanita 24 kali.

Apakah ini satu kebetulan kebetulan pulak? Apakah ini karangan dari Rasullullah Muhammad SAW yang tak dapat menulis & dari zaman 1400 tahun lalu?

أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ ۚ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِندِ غَيْرِ اللَّهِ لَوَجَدُوا فِيهِ اخْتِلَافًا كَثِيرًا ﴿٨٢﴾

Patutkah mereka (bersikap demikian), tidak mahu memikirkan isi Al-Quran? Kalaulah Al-Quran itu (datangnya) bukan dari sisi Allah, nescaya mereka akan dapati perselisihan yang banyak di dalamnya. – An-Nisaa – ayat 82.

فَوَيْلٌ لِّلَّذِينَ يَكْتُبُونَ الْكِتَابَ بِأَيْدِيهِمْ ثُمَّ يَقُولُونَ هَـٰذَا مِنْ عِندِ اللَّهِ لِيَشْتَرُوا بِهِ ثَمَنًا قَلِيلًا ۖ فَوَيْلٌ لَّهُم مِّمَّا كَتَبَتْ أَيْدِيهِمْ وَوَيْلٌ لَّهُم مِّمَّا يَكْسِبُونَ ﴿٧٩﴾

Kecelakaan besar bagi orang-orang yang menulis Kitab Taurat dengan tangan mereka (lalu mengubah Kalam Allah dengan rekaan-rekaan mereka), kemudian mereka berkata: Ini ialah dari sisi Allah, supaya mereka dengan perbuatan itu dapat membeli keuntungan dunia yang sedikit. Maka kecelakaan besar bagi mereka disebabkan apa yang ditulis oleh tangan mereka dan kecelakaan besar bagi mereka dari apa yang mereka usahakan itu. – Baqarah – ayat 79.

Waallahu Alam.

Leave a Reply