Close Klik 2x

RITECH Expo 2015 : Pamerannya Para Peneliti dan Perekayasa

Jakarta (MI) : PT Pindad (Persero), dengan beberapa produk pertahanan dan keamanan serta industrial andalannya, berpartisipasi dalam pameran riset dan teknologi yang diprakarsai oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bertajuk “Research, Innovation, and Technology Expo” (RITECH Expo) 2015. Pameran yang diikuti puluhan institusi riset nasional ini diselenggarakan pada tanggal 7-10 Agustus 2015 di Lapangan D, Parkir Timur Senayan Jakarta. Direktur Utama PT Pindad (Persero) Silmy Karim mengatakan bahwa partisipasi Pindad yang kesekian kalinya ini, merupakan komitmen Pindad dalam mengedepankan pengembangan produk yang berkelanjutan. “Partisipasi konsisten PT Pindad dalam RITECH Expo merupakan komitmen kami untuk terus melakukan pengembangan produk melalui riset berkelanjutan untuk menghasilkan teknologi terbaik,” tutur Silmy.

Ketua Umum Peringatan Hakteknas ke-20 Tahun 2015, sekaligus menjabat sebagai Deputi Bidang Sumber Daya Iptek Kemenristekdikti, Muhammad Dimyati mengatakan bahwa pameran RITECH Expo 2015 ini merupakan hari raya bagi para peneliti dan perekayasa di Indonesia. “Hari ini merupakan ‘hari Lebaran’ milik para peneliti dan perekayasa dari seluruh lembaga penelitian dan perguruan tinggi di Indonesia. Saatnya para perekayasa dan peneliti mempertunjukkan hasil karyanya yang dengan seluruh upaya yang dimiliki telah berhasil melewati satu tahapan yang disebut inovasi dan sebagian besarnya telah melampaui beberapa tingkatan kesiapan teknologi pada level 7 ke atas,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Muhammad Nasir, dalam kata sambutannya mengatakan bahwa teknologi memegang peranan yang sangat besar bagi martabat suatu bangsa. “Martabat suatu bangsa perlu diperhatikan dari seberapa jauh teknologi yang telah digunakan oleh bangsa tersebut. Manakala negara tersebut teknologinya tidak maju, maka martabat bangsa tersebut tidak bisa disebut maju. Pameran RITECH Expo diharapkan menjadi inspirasi kepada anak bangsa untuk menghasilkan inovasi yang bermanfaat dengan nilai yang tinggi,” ujar Muhammad Nasir.

RITECH Expo 2015 yang merupakan salah satu bagian dari rangkaian acara peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasionnal (Hakteknas) ini, diikuti oleh 83 institusi yang berasal dari penjuru negeri dan ditampilkan dalam 118 booth. Di sela-sela kunjungannya ke booth-booth para peserta pameran, Menristekdikti sempat mengunjungi booth PT Pindad (Persero). Dengan penuh kebanggaan, beliau enenteng salah satu produk senjata Pindad, senapan serbu SS2-V4 HB, yang membawa tim TNI AD menjadi juara umum di ajang Australian Army Skills at Arms Meeting (AASAM) 2015. “Ini senjata buatan anak bangsa yang berhasil menjadi juara internasional di Australia, sangat membanggakan,” ujar Muhammad Natsir.

Menristekdikti tidak lupa memberikan arahannya kepada Pindad dalam aktivitas perusahaan di masa depan. “Industri dalam negeri harus dimaksimalkan, agar tidak bergantung kepada luar negeri. Komponen-komponen yang bisa diproduksi di dalam negeri harus terus ditingkatkan,” ujarnya sebelum meninggalkan booth Pindad. Pindad juga menampilkan produk hasil inovasi yaitu senapan serbu SSX 7,62 yang masih dalam proses penelitian dan pengembangan, juga beberapa produk pertahanan dan keamanan serta industrial yang diproduksi perusahaan.
Pada acara penutupan Ritech Expo 2015, diberikan beberapa penghargaan inovasi iptek dari Menristekdikti kepada para perekayasa dan peneliti dari masyarakat, lembaga atau unit penelitian, kementerian dan lembaga, serta lembaga-lembaga di tingkat provinsi. Selain itu, akan diberikan pula anugerah iptek kepada tokoh teladan iptek, duta iptek, dan pemilihan 20 karya unggulan teknologi anak bangsa. 

Sumber : PINDAD

Leave a Reply